Optimasi Mesin Pencari dengan Meta tag

Optimasi Mesin Pencari dengan Meta tag

SEO adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu

Versi awal algoritma SEO didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag

Meta tag adalah potongan kode informasi yang terletak antara <HEAD> </ HEAD> tag yang terpisah dari dokumen HTML Anda. Banyak Webmaster, umumnya mereka yang menjalankan website berorientasi dewasa, menyalahgunakan penggunaan Meta Keyword tag. Banyak kata kunci yang tidak terkait ditempatkan di situs mereka di bagian Meta tag, menyebabkan situs porno mereka muncul dalam hasil pencarian yang tidak berhubungan dengan topik nya. Akhirnya mesin pencari utama mulai menghentikan penggunaan Meta tag sebagai kriteria utama dalam merangking daftar situs. Berikut penjelasan mengenai Meta tag

Recommended Tags
Meta Content Language (non-US English ONLY)
Meta Content Type
Meta Description
Meta Language (non-US English ONLY)

Optional Tags

Meta Abstract
Meta Author
Meta Copyright
Meta Designer
Meta Google
Meta Keywords
Meta Title

Meta Content Language (non-US English ONLY)

disarankan jika web Anda ditulis bukan dalam bahasa Inggris (non-US).
Contoh :
<META HTTP-EQUIV=”Content-Language” CONTENT=”IN”>
http://www.seoconsultants.com/meta-tags/language.asp

Meta Content Type

Contoh :
<meta http-equiv =”Content-Type” content =”text/html; charset=iso-8859-1″>
Direkomendasikan untuk selalu menggunakan Content Type Meta tag bersama dengan format deklarasi DTD dari World Wide Web Consortium.
Penggunaan yg salah dapat menyebabkan masalah tampilan.

Meta Description

Meta Description tag memberikan keterangan mengenai dokumen. biasanya terdiri dari 20-25 kata atau kurang. Search engine yang mendukung Meta Description tag akan menggunakan informasi untuk mempublikasikan di halaman hasil pencarian mereka,
Contoh
<META NAME=”description” CONTENT=”situs penjualan.”>

Meta Language (non-US English ONLY)

Meta tag Language digunakan untuk menyatakan bahasa yang digunakan di situs web.
Contoh:
<META NAME=”Language” CONTENT=”english”>
Direkomendasikan untuk hanya menggunakan Bahasa Meta tag untuk situs dalam US non-bahasa Inggris. Tidak ada pengujian yang telah dilakukan dalam bahasa lain untuk memverifikasi apakah Meta tag Bahasa memang bekerja.

Meta Abstract

Memberikan ringkasan pendek dari deskripsi. Meta Abstrak digunakan terutama pada makalah akademis. Konten untuk tag ini biasanya 10 kata atau kurang.
Contoh :
<META NAME=”Abstract” CONTENT=”desc abstract”>

Meta Author

Meta Author tag akan menampilkan penulis(pemilik) dokumen. Meta tag ini mereferensikan nama orang yang mengembangkan HTML / XML dokumen yang sedang dilihat. Jika Anda menggunakan Meta tag Author dianjurkan untuk menggunakannya dengan menuliskan nama pertama dan nama terakhir, tetapi tidak dianjurkan untuk nemasukkan alamat email penulis karena dapat mengakibatkan Spam. Jika penulis ingin dihubungi, sangat disarankan untuk menyertakan formulir kontak di halaman HTML.
Contoh:
<META NAME=”Author” CONTENT=”Prasetyo Wibowo, mail@xxx.com”>

Penulis tidak diindeks oleh Google, Yahoo, atau MSN, yang berarti tidak akan membantu Anda dalam peringkat mesin pencari, tetapi diakui sebagai bagian dari “Meta Tag Standard.”

Meta Copyright

Meta Copyright digunakan untuk menyertakan hak cipta, merek dagang, paten, atau informasi lain yang berhubungan dengan kekayaan intelektual.
Contoh:
<meta NAME=”Copyright” content=”Copyright 2009″>
Meta tag Copyright tidak akan melindungi konten situs Anda atau kekayaan intelektual Anda.
Berkonsultasi dengan pengacara Anda untuk memastikan anda dilindungi dengan benar.

Meta Designer

Meta Designer digunakan untuk menyatakan perancang website.
Contoh :
<META NAME=”Designer” CONTENT=”Art prast”>
Biasanya digunakan web designer untuk meng iklan atau untuk menangkap orang-orang yang membajak desain mereka. Mesin pencari tidak mendukung Meta tag Designer.

Meta Google

Googlebot: noarchive

Tag ini tidak akan mengizinkan Google untuk menampilkan isi cache apapun.
contoh
<meta name=”googlebot” content=”noarchive”>

Googlebot: nosnippet
Tag ini tidak akan mengizinkan Google untuk menampilkan teks kutipan dalam cache SERPs (Search engine results page) atau konten.
<meta name=”googlebot” content=”nosnippet”>

Googlebot: noindex Googlebot: noindex

Tag ini mirip dengan Meta robot yang menyangkal mengindeks halaman web Anda.

<meta name=”googlebot” content=”noindex”>

Googlebot: nofollow Googlebot: nofollow

tag ini akan memerintahkan Google untuk  tidak memasukan dalam PageRank Populer, Namun, Googlebot dapat mengikuti link halaman web dan mengindeks halaman yang direferensikan.

<meta name=”googlebot” content=”nofollow”>

Meta Keywords

Meta Keywords digunakan untuk membuat daftar kata kunci yang menentukan isi dari situs Anda. Keywords are used by search engines to properly index your site in addition to words from the title, document body, and other areas.
Kata kunci digunakan oleh mesin pencari untuk mengindeks situs Anda dengan benar selain kata-kata dari <title>,
Contoh :
<META  NAME=”keywords” CONTENT=”saya, Aku, kamu”>
Disarankan  untuk menggunakan Kata kunci Meta tag dengan hati-hati. Pastikan untuk hanya menggunakan kata kunci yang relevan dengan situs Anda. Mesin pencari akan mem “blacklist” penyalahgunaan Meta Keywords.

Meta Title

digunakan untuk menyatakan judul halaman. sama seperti dalam  tag <TITLE> </ TITLE>
Contoh :
<META NAME=”Title” CONTENT=”halaman judul”>

http://www.webmarketingnow.com/tips/meta-tags-uncovered.html

About the Author